gkspraihowar.org – Lingkungan gereja di Praihowar adalah lingkungan yang terdiri dari tanah perbukitan. Area ini tidak produktif karena hanya ditumbuhi rerumputan dan semak belukar. Melalui aksi spontanitas, warga jemaat berinisiatif untuk melakukan gerakan penghijauan. Sasaran pelaksanaan penghijauan di sekitar area tanah milik GKS Jemaat Praihowar.
Gerakan penghijauan ini di mulai dari hari Senin, 04/03/2024 hingga 11/03/2024 yang diikuti oleh warga jemaat, majelis jemaat, dan semua komisi.














“GKS Jemaat Praihowar memiliki lahan yang luas kurang lebih 6 Hektar yang di dominasi oleh padang yang tandus, oleh karena itu Majelis Jemaat bersama warga jemaat berpandangan bahwa lahan ini tidak boleh dibiarkan terus seperti ini, dan juga tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memetakan/menandai tanah milik gereja sehingga disepakati untuk dilakukan penghijauan,” ungkap Stevardi saat mengangkut anakan dan diamini oleh rekan-rekannya.
Adapun anakan yang ditanam adalah tanaman umur panjang seperti saingon, kaliandra, akasia, kasambi, dan nimba serta sakura. Untuk tanaman buah-buahan seperti mangga, kelapa, nangka, dan jambu kristal.
Pendeta, Vikaris, dan warga jemaat yang hadir saat penaman anakan tersebut tampak bersukacita. Dalam hati memanjatkan doa dan harapan agar anakan tersebut tumbuh subur tanpa diganggu oleh hewan ternak yang dilepas bebas berkeliaran di lingkungan gereja. [skrt]