Persidangan Ke-2 Klasis Payeti: Perkuat Sinergi dan Respons Pelayanan Gereja

gkspraihowar.org – Kalu, 24 April 2025 GKS Jemaat Payeti Cabang Kalu menjadi tuan rumah penyelenggaraan Persidangan Ke-2 Klasis Payeti yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan tanggung jawab pelayanan. Persidangan ini diikuti oleh empat jemaat lainnya yaitu GKS Jemaat Payeti, GKS Jemaat Praihowar, GKS Jemaat Praiwora, dan GKS Jemaat Kanjilu. Kehadiran seluruh peserta mencerminkan semangat kolektif dalam memperkuat persekutuan dan arah pelayanan gereja di tengah dinamika masyarakat saat ini.

Forum ini dihadiri oleh peserta dari dua kategori, yaitu Primus dan Peninjau, yang terdiri dari unsur pendeta, penatua, diaken, dan anggota komisi dari masing-masing jemaat yang dipimpin oleh dua orang Majelis Ketua Persidangan terpilih yaitu Pdt. Yustina Lole, S.Th dan Pnt. Umbu Lundung Rawambaku. Setiap peserta memiliki peran penting dalam mewakili suara dan aspirasi jemaat masing-masing dalam forum gerejawi ini. Kebersamaan lintas unsur ini menjadi kekuatan utama dalam mendiskusikan berbagai isu penting yang dihadapi gereja saat ini.

Salah satu agenda utama dalam persidangan ini adalah pemaparan laporan program kerja tahun 2024 dari setiap jemaat. Masing-masing jemaat menyampaikan capaian program, tantangan, serta evaluasi pelayanan yang telah dijalankan. Dari hasil pemaparan tersebut, muncul kesepakatan perlunya keseragaman format pelaporan untuk persidangan berikutnya, guna memudahkan proses evaluasi dan perbandingan program antarjemaat dalam satu klasis.

Selain laporan program, forum ini juga membahas sejumlah isu sosial dan teologis yang tengah berkembang di masyarakat. Di antaranya adalah munculnya pengaruh pengajaran dari aliran lain yang perlu disikapi secara bijak dan teologis oleh gereja, tantangan dalam pekabaran Injil di tengah masyarakat majemuk, serta proses pembelajaran rohani dalam katakesasi bagi calon sidi dan nikah. Diskusi yang terbuka dan mendalam menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk ditindaklanjuti oleh jemaat masing-masing.

Persidangan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. Yustina Lole, S.Th dari GKS Jemaat Praihowar. Dalam refleksi penutup, disampaikan bahwa tantangan pelayanan ke depan menuntut kesatuan hati, semangat pengabdian, dan keteguhan dalam ajaran iman. Seluruh peserta kembali ke jemaat masing-masing dengan semangat baru dan komitmen untuk melayani lebih sungguh, serta memperkuat sinergi di lingkup Klasis Payeti. [skrt]

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *