Hari pertama, tanggal 16 Agustus, Pendeta bersama dengan semua pemuda dan juga ada beberapa majelis dan komisi perempuan yang ikut terlibat dalam kegiatan ini, berangkat ke Bukit Kabut Kambata Mapambuhang. Pada pukul 19.00, semuanya tiba di lokasi kegiatan. Dan dilanjutkan dengan pemasangan tenda, lalu makan malam bersama.
Suhu udara yang cukup dingin memberikan sensasi dan pengalaman yang baru juga berbeda. Dibawah sinar rembulan dan bintang yang cukup terang, ada api unggun yang dinyalakan, juga di iringi dengan suara-suara merdu dari pemuda.




Hari kedua, kegiatan puncak pada tanggal 17 Agustus 2024. Diawali dengan ibadah subuh, pukul 05.00 pagi. Ibadah ini di pimpin oleh Ibu Pdt. Yustina Lole, S.Th. Dengan tema yang diangkat yaitu, Kasih yang Mempersatukan Perbedaan, berdasarkan Kolose 3:14. Pesan dalam ibadah kali ini, harapan bersama untuk menerima setiap Perbedaan Dalam kasih, dan memandang Perbedaan sebagai kekuatan untuk melakukan hal baik.
Pukul 08.00 dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih, dengan menggunakan alat seadanya yaitu sebatang bambu. Di tengah hamparan bukit dn kabut yang indah, terdengar lantunan lagu Indonesia Raya.
Acara dilanjutkan dengan foto bersama, dan juga pembuatan video menyanyikan salah satu lagu nasional “berkibarlah bendera negeriku”. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan sukacita.
Perayaan HUT RI ke 79 ini, menjadi momen berharga yang meninggalkan kesan mendalam bagi semua peserta. Ketua panitia, Fernandus menyatakan, “Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda dalam merayakan kemerdekaan tahun ini. Berharap hubungan sebagai anggota komunitas persekutuan semakin erat”. [sul]